Kenapa MBS

Di samping memiliki kurikulum perpaduan antara DIKNAS dan Diniyah pada jam belajar pagi (pukul 07.00 – 15.00 WIB), MBS juga mempunyai program – program kepesantrenan yang diberlakukan di luar jam sekolah. Secara umum, program – program ini merupakan hasil olahan bagian kemahadan dan para asatidz / ustadzat di pembinaan yang selanjutnya diserahkan kepada organisasi santri untuk dimodifikasi dan dilakukan inovasi. Tentunya, dengan adanya program – program kepesantrenan yang rapi dan terukur ini, MBS menjadi lebih baik. Berikut rinciannya :

  1. Program Harian
    • Tahfidz dan Tahsin Al – Qur’an
      1. Tahsin
      2. Tahfidz
    • Pengayaan Mufrodat dan Bilingual Area
    • Puasa Sunnah Senin – kamis, Tahajjud (qiyamullail) dan Dhuha
  2. Program mingguan
    • Ekstrakurikuler
    • Khitobah Asghar
    • Penugasan khotib jum’at dan pengajar TPA/TPQ di sekitar pesantren
  3. Program bulanan
    • Khitobah Akbar (1 bulan)
    • Lomba – lomba
  4. Program tahunan
    • Amal Bakti Santri (ABAS)
    • Dakwah santri (DS)
    • Kemah Santri
    • Ujian kenaikan tingkat tapak suci
    • Pentas seni dan kreativitas santri (event – event tertentu)
    • Pembekalan life skill
  5. MBS Ramah dan Bermasyartakat
    • Bhakti sosial dan penyaluran dana pendidikan
    • Penyaluran zakat fitrah
    • Penyembelihan dan penyaluran hewan qurban
    • Penyelenggaraan khitanan massal
    • Beasiswa pendidikan untuk warga kurang mampu dan anak yatim
  6. Pembiasaan budaya santri
    • Upacara setiap hari sabtu dengan 3 bahasa (Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris) secara berurutan/bergantian setiap sabtu
    • Apel pagi setiap hari sebelum bel masuk
    • Berdoa dan dzikir sebelum dan sesudah pelajaran
    • Sholat fardhu berjamaah
    • Sholat dhuha
    • Puasa senin dan kamis
    • Tadarus rutin
    • Memberi dan menjawab salam
    • Membuang sampah di tempat sampah
    • Budaya antri
    • Berpakaian rapi dan menutup aurat
    • Datang tepat waktu
    • Bersalaman dengan guru jika bertemu
    • Berkata sopan dan lembut
    • Membiasakan berbahasa Inggris dan Arabic dalam percakapan sehari – hari (yang sudah dilaksanakan baru sebatas lokal tertentu)
    • Dzikir dan doa bersama sebelum tidur

Pin It on Pinterest