SANG PEMALU KINI MENJADI SANG JUARA ARCHERY SPORT

Butuh kesabaran dan istiqamah untuk bisa merasakan hasil yang terbaik. Seperti yang sudah dilakukan oleh Hanafi Husein siswa kelas 3 SD Muhammadiyah “MBS” Prambanan. Pada hari Ahad 29 April 2018 Hanafi Husein atau lebih akrab dengan nama Hafi ini mengikuti KEJURKAB PANAHAN ANTAR CLUB SLEMAN 1 yang diselenggarakan oleh PERPANI kab Sleman di Lapangan Donoharjo, Donoharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman.

Hafi adalah putra bungsu dari Bapak Sukarjo dan Ibu Sumarjilah ini mempunyai bakat yang berbeda dengan kakak-kakaknya, Hafi termasuk anak yang pemalu akan tetapi mempunyai semangat yang luar biasa, anak yang pantang menyerah. Proses menekuni olah raga panahan ini kurang lebih sudah 2 tahun. Dan sudah berbagai event lomba pernah diikutinya diantaranya Jogja Open, akan tetapi belum bisa meraih juara karena lawannya sangat berpengalaman dan jam terbangnya sangat tinggi. Akan tetapi tidak menyurutkan semangat Hafi untuk terus berlatih dan focus. Kendala pertama dulu ketika ikut lomba adalah masalah fisik sedangkan Hafi mempunyai riwayat asma yang terkadang kambuh karena lomba ini diselenggarakan dilapangan terbuka sehingga cuaca panas menjadi salah satu problem yang dihadapi Hafi untuk bisa focus ditambah dengan jalan bolak-balik mencabut anak panah dengan 1 kali rambahan 2 kali jalan sehingga stamina harus tetap terjaga.

Sebagai orang tua Bu Sumarjilah sangat mensupport apa yang menjadi keinginan Hafi dalam olah raga panahan ini. Hafi selalu latihan dirumah, disekolah dan bersama Clubnya secara rutin. Sehingga pada event Kejurkab ini Hafi bisa menggoreskan prestasinya untuk kali pertama dan berhasil menyabet peringkat ke 2 di ajang Kejurkab Panahan Sleman 2018 kelas pra Pemula 15 meter. Prestasi ini tidak didapatkan dengan mudah begitu saja dibutuhkan kesabaran dan istiqamah. Dilapangan Hafi harus bertanding dengan peserta yang sudah mempunyai skill yang lebih hebat dari Hafi akan tetapi dengan segala kemampuan yang dimilikinya bermodalkan latihannya setiap hari Hafi dengan percaya diri menyelesaikan tahapan demi tahapan setiap sesinya. Ini tidak lepas peran dari para coach yaitu ustadz M.H Abror dan ustadz Rifqi Wahyu Saputra (Coach Extra Panahan di sekolah) yang dengan sabar dan telaten membimbing serta mengarahkan anak didiknya untuk bisa menguasai tekhnik-tekhnik dalam memanah sehingga peserta didiknya bisa meraih juara.

Dengan keberhasilan yang diraih oleh Hafi ini diharapkan akan membuat inspirasi bagi teman-temannya untuk bisa meraih prestasi dibidang yang lain. Dan dapat meningkatkan rasa percaya diri ananda Hafi dan tetap rendah hati tidak sombong dan juga semakin semangat latihannya, kata ibunda Hafi. Insya Allah dari ini akan lahir para atlit pemanah yang berakhlak Islami. Aamiin Ya Rabbal ‘alamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest