DIMANA KAKI BERPIJAK, DI SANA PELUANG TERBUKA

Di usia satu dasawarsa ini, alhamdulillah MBS Sleman Yogyakarta sudah memiliki begitu banyak unit usaha. Mulai yang di dalam pondok ada 3 outlet Hasbuna Mart, TokoMu Putra, TokoMu putri, TokoMu MBS 2, Hasbuna Resto, Hasbuna Bakery, Hasbuna Catering, dan Hasbuna Laundry. Saat ini MBS Sleman melebarkan sayap ke peternakan lele sistem Bioflog dan Bengkel Las. Untuk usaha yang di luar lingkungan Pondok MBS Sleman Yogyakarta memiliki Hasbuna Grosir dan Hasbuna Toko Bangunan.

Tentu saja semua itu hanya bisa didapatkan karena karunia Allah SWT, dan dengan ikhtiar dari semua pihak terkait. Kalau kita perhatikan lahir dan berkembangnya setiap unit usaha, ada satu kesamaan ide dasar yang penting untuk kita ketahui. Ide dasar tersebut adalah bahwa semua unit usaha tersebut dibuka untuk menagkap peluang bisnis di dalam pondok dan sekitarnya. Peluang yang tercipta, harus bisa ditangkap untuk kemajuan MBS Sleman Yogyakarta. Peluang dari Pondok, dikelola oleh pondok, dan untuk kesejahteraan pondok.

Di usia satu Dasawarsa ini, MBS Sleman memiliki lebih dari 2.000 santri dan 200 lebih karyawan. Artinya ada begitu besar potensi yang bisa digali dengan membuka usaha untuk memenuhi kebutuhan santri mupun karyawan. Belum lagi potensi di luar pondok yang juga sangat penting untuk diperhitungkan.

Santri di MBS Sleman Yogyakarta hanya diizinkan belanja di luar pondok pada waktu-waktu tertentu saja yaitu saat perkeluaran dan perpulangan. Maka kebutuhan makan, minum, MCK, Cuci baju bisa dipenuhi oleh Pondok dengan cara mendirikan berbagai unit Usaha yang sudah saya sebutkan di awal.

Dari contoh di atas, pelajaran yang bisa petik adalah bahwa peluang usaha itu selalu ada dimanapun kita berada. Dimana kaki berpijak, di sana peluang terbuka. Yang perlu kita lakukan adalah menyadari peluang itu, dan menangkapnya dengan kemampuan yang memadai. Dengan kata lain kita harus “memantaskan diri” untuk menangkap peluang tersebut.

Upaya yang bisa kita lakukan dalam rangka “memantaskan diri” tersebut antara lain :

  • Memahami karakter usaha yang akan kita jalankan, mulai dari peluang, resiko, hingga analisis 5W + 1H (What, Why, Who, Where, When, How)
  • Lengkapi ilmu yang terkait dengan usaha yang akan kita jalankan dengan pelatihan-pelatihan yang relevan
  • Menjalin hubungan kerja dengan berbagai pihak, misalnya supplier, investor dan pihak-pihak lain yang tentunya dengan akad yang syar’i sehingga tidak merugikan salah satu pihak

Tentu masih banyak hal yang harus kita lakukan, tetapi yang paling penting adalah memulainya. Menurut Bob Sadino “usaha yang paling prospek adalah usaha yang dijalankan, bukan selalu dipikirkan dan dipertimbangkan.

Terakhir, harapan penulis, semoga tulisan singkat ini bisa menginspirasi pembaca untuk berkarya.

Jazakumullah khairan katsira

 

Ditulis oleh :’ Ustadz Muhammad Kharis, Manajer Koperasi PPM MBS Sleman-Yogyakarta

Beberapa unit usaha yang dikembangkan dan dikelola PPM MBS Sleman :

HASBUNA TOKO BANGUNAN

 

 

 

 

 

 

HASBUNA BAKERY

 

HASBUNA LAUNDRY

HASBUNA MINA

 

HASBUNA RESTO

 

 

HASBUNA MART

 

HASBUNA GROSIR

 

TOKO Mu
elmoehammadiy
Humas MBS bagian liputan prestasi santri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest